Keagungan Majapahit
Ibu kota Majapahit adalah jantung kemaharajaan yang berjaya pada abad ke 13 sampai ke 15. Kawasan urban padat yang dihuni penduduk yang cosmopolitan, maju dan menjalankan berbagai macam pekerjaan.
Kota Majapahit adalah kawasan urban awal dalam sejarah Indonesia. Relief yang berasal dari Majapahit menggambarkan tata kota Majapahit. Himpunan kompleks pemukiman dikelilingi oleh tembok bata berdenah kotak. Masing-masing blok kompleks ini dipisahkan oleh jalan, kebun atau kanal. Pola tata letak seperti ini masih dapat ditemukan di Bali. Mungkin sekali ibu kota Majapahit tersusun atas himpunan unit pemukiman seperti ini.
Penduduk ibu kota Majapahit tinggal di rumah yang terbuat dari bahan kayu, bamboo dengan pondasi batu bata, dan genteng atap dari tanah liat. Mereka banyak menggunakan barang tembikar untuk perabot rumah tangga, seperti piring, gentong, tegel lantai, celengan, patung hiasan, ornament atap hingga pipa air. Replika rumah Majapahit dalam ukuran sebenarnya pernah dibuat oleh Museum Nasional dalam pameran Majapahit pada 2007. Replika ini dibuat berdasarkan temuan di Situs Segaran V.
Kemakmuran Majapahit diduga karena majunya pertanian lembah Sungai Brantas serta dikuasainya jalur perdagangan rempah-rempah Maluku. Ekonomi Majapahit menjadi semakin kompleks sehingga memerlukan pecahan uang receh untuk aktivitas ekonomi mikro di pasar.
Karena kebutuhan itu, sejak 1300 Majapahit mengimpor banyak uang kepeng perunggu dai China. Masyarakat Majapahit mulai suka menabung. Peninggalan menarik adalah celengan babi yang mungkin merupakan asal usul istilah celengan, karena kata ?celeng? berarti babi hutan. (disunting dari Kompas, 8 Januari 2009)
Terlepas dari masalah yang muncul dari pembangunan Pusat Informasi Majapahit (PIM) di Trowulan, Mojokerto Jawa timur, kebesaran Majapahit mungkin bagi anak muda saat ini tidak banyak diketahui. Sebagai bangsa, kebesaran Majapahit dahulu perlu disosialisakan sebagian bagian dari sejarah bangsa yang bernilai tinggi. Trowulan merupakan salah satu bukti bahwa kita memiliki nenek moyang dengan peradaban tinggi tidak kalah dengan bangsa-bangsa lain di Eropa.
Posted In: Other Categories |

















